Pekanbaru Padam 15 Jam/Hari, Kinerja Dewan Energi Dipertanyakan

23Oct09

Krisis listrik di Riau semakin tak terkendali. Pemadaman terjadi 15 jam? per hari. Kinerja Dewan Energi Nasional (DEN) dipertanyakan.

“Kondisi krisis listrik di Riau sudah sangat parah. Anehnya, mengapa DEN tidak memberikan rekomendasi penambahan daya listrik atau menambah pembangkit di Riau,” kata Direktur YLKI Riau, Sukardi dalam perbincangan, Jumat (23/10/2009) di Pekanbaru.

Menurutnya, semestinya DEN dapat melihat secara langsung kondisi kelistrikan yang terjadi di Riau saat ini. DEN yang memiliki tugas penting dalam memberikan rekomendasi untuk penambahan pembangkit, kini dianggap tidak bekerja maksimal.

“Sekarang kita balik bertanya, apa kerja DEN selama ini. Kalau memang tidak berfungsi, sebaiknya negara membubarkan keberadaannya. Untuk apa dibentuk negara, kalau kehadirannya tidak membawa perubahan dalam mengtasi krisis listrik di negara ini,” kata Sukardi.

Hal senada juga diungkapkan Direktur Masyarakat Kelistrikan Indonesia (MKI) Riau, Marbaga Tampubolon. Menurutnya, DEN sebelah mata dalam melihat kondisi krisis listrik yang terjadi di Riau.

“Kita menyayangkan sikap dewan energi yang tidak memasukan Riau dalam program pembangkit 10 ribu MW. Kita benar-benar bingung mengapa krisis listrik yang berkepanjangan ini tidak menjadi perhatian dewan energi,” kata Marbaga.

Anggota DPRD Riau, Tengku Rusli Ahmad juga menyayangkan sikap DEN yang tidak memplot Riau dalam program pembangkit 10 ribu MW.

Read More



No Responses Yet to “Pekanbaru Padam 15 Jam/Hari, Kinerja Dewan Energi Dipertanyakan”

  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: