Nasib Nasabah Antaboga-Century

13Jan10

Ketika di tanya mengenai kesediannya untuk mengganti kerugian nasabah Antaboga, Robert Tantular bersikeras menyatakan bahwa hal itu bukan tanggung jawabnya. Melainkan tanggung jawab pihak Antaboga dan Bapepam-LK. Hal tersebut disampaikannya dalam rapat pansus Century Gate, Selasa (12/1) .

Spontan saja 15 penonton sidang, yang merupakan nasabah Antaboga menyorakinya.

Belakangan ini masalah siapa yang akan mengganti rugi uang nasabah Antaboga, di ibaratkan bola panas kesialan yang akan menimpa pihak manapun yang ikut ambil bagian dalam drama besar Century ini.

PT Antaboga Delta Sekuritas merupakan perusahaan penerbit reksadana. Perusahaan yang berkantor di Jl Wolter Monginsidi 88 L, Jakarta selatan ini mendapatkan izin dari Badan Pengawasan Pasar Modal-Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) pada 20 Februari 1992.

Dengan modal dasar Rp. 60 miliar dan modal disetor Rp. 55 miliar -unsur legal inilah yang meyakinkan sebagian nasabahnya untuk berinvestasi dalam perusahaan ini.

Antaboga dimiliki oleh PT Mitra Sejati Makmur Abadi? dan PT Aditya Reksa Utama, dengan Proporsi saham 17,82% dan 82,18%.

PT Aditya Reksautama sendiri sebanyak 12,5% sahamnya dimiliki Robert, Hartawan Aluwi dan Budi PV Tanudjaja. Robert dan Hartawan merupakan menantu Sukanta Tanudjaja, mantan pemilik Great River. Sedangkan Budi merupakan kerabat Sukanta.

Sedangkan PT Mitrasejati Makmur Abadi dimiliki Harry Sutomo Raharjo dan Hendro Wiyanto. Hendro kini menjabat sebagai direktur utama Antaboga.

Antaboga sendiri merupakan pemilik Bank Century dengan andil saham 7,44%. Di Century selain lewat Antaboga, keluarga Tantular juga memiliki saham lewat PT Century Mega Investindo yang menguasai 9% saham bank dan PT Century Super Investindo yang memegang 5,64% saham.

Dalam kasus penyelewengan dana investasi ini, PT Bank Century Tbk (BCIC) bertindak sebagai agen penjual produk investasi yang diterbitkan oleh Antaboga. Hal ini diketahui dalam investigasi yang dilakukan oleh Bank Indonesia (BI) pada 2005 lalu.

Tapi, dari penelusuran BI diketahui produk yang dijual tidak mempunyai izin dari Bapepam,” kata Deputi Gubernur BI, Siti Ch Fadjrijah dalam pertemuan dengan Komisi Keuangan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Selasa 10 Februari 2009.

Dari Penelusuran tersebut juga diketahui, bahwa produk yang ditawarkan oleh Antaboga tidak memiliki izin dari Bapepam-LK. Oleh karena itu BI pun segera mengeluarkan memo penghentian penjualan produk Antaboga, kepada Bank Century.

Namun hal ini seperti tak di indahkan oleh pihak Century. Pasca dikeluakannya memo tersebut masih ditemui produk danareksa tersebut dilapangan. Sehingga BI segera meminta Bapepam untuk meneliti kasus tersebut, yang akhirnya diketahui bahwa produk-produk tersebut adalah tipuan.

Ahmad Fuad Rahmany, selaku kepala Bapepam, menyatakan keterkejutannya mengenai praktek penipuan yang dilakukan oleh Antaboga.

“Penipuan yang dilakukan memang canggih dan kami kaget semua, apalagi itu dilakukan di bank,” ujar Fuad.

Fuad menambahkan para nasabah yang datang ke Bank Century merupakan nasabah yang tertipu produk investasi palsu yang dibuat Robert Tantular.

“Mereka nasabah Bank Century yang membeli produk Antaboga dan ternyata produk tersebut palsu yang dibuat Robert Tantular, bukan produk Antaboga, jadi mereka nasabah yang ditipu oleh Robert Tantular dan kawan-kawan,” tuturnya.

BI pun dengan di wakili Siti Ch Fadjriah sempat menyatakan permintaan maafnya atas kelalaian yang telah terjadi.

Namun demikian kedua lembaga pemerintahan tersebut selalu menyarakan para nasabah agar menunggu proses hukum, mengenai kepastian dana mereka.

Hal ini tentunya membuat ketar ketir para nasabahnya. Mengingat hingga hari ini tidak ada satu pihak pun yang menyatakan bertanggung atas hilangnya dana mereka, yang totalnya mencapai Rp 1,5 Triliun.

Sumber : bisnis di indonesia



No Responses Yet to “Nasib Nasabah Antaboga-Century”

  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: