Wakil Ketua Dewan Pers Ingin Iuran Wajib TVRI Diterapkan Kembali

13Jan10

Minimnya anggaran merupakan penyebab buruknya kualitas program tayangan TVRI. Pemerintah perlu menambah nilai anggaran belanja rutin TVRI yang salah satu caranya menggiatkan kembali iuran wajib lembaga penyiaran publik terhadap masyarakat.

Demikian saran Wakil Ketua Dewan Pers, Leo Batubara, dalam keterangan pers menolak rencana peleburan TVRI-RRI. Acara berlangsung di Gedung Jakarta Media Centre, Jl Kebon Sirih, Jakarta, Rabu (13/1/2010). Leo didampingi Agus Sudibyo dari Yayasan SET.

“Buat menyelamatkan TVRI ini saya berharap adanya iuran wajib seperti dulu kepada masyarakat Indonesia,” kata Leo.

Penerapan kembali iuran wajib televisi bagi masyarakat pernah diberlakukan di akhir era 1980-an itu diyakininya merupakan solusi yang baik. Hasilnya iuran bisa membantu menghidupi TVRI sedangkan masyarakat juga tidak akan terlalu terbebani karena nilai iurannya yang relatif kecil.

“Saya merasa jumlahnya juga tidak terlalu mahal, dulunya saja cuma Rp 12 ribu per bulan,” ujar Leo. Sekadar diketahui, iuran wajib TVRI kala itu tidak terlalu efektif dan menuai kecaman sehingga kemudian distop.

Cara lain yang bisa pemerintah terapkan, menurut Leo, adalah dengan mengutip bagian dari cukai rokok yang nilai total pada 2009 tercatat Rp 47 triliun. Metode ini yang pemerintah Thailand terapkan guna membiayai lembaga penyiaran publik milik negara tersebut.

“Apa salahnya dari situ kita ambil Rp 2 triliun saja buat TVRI,” imbuh Leo.

Saat ini nilai anggaran belanja rutin yang pemerintah anggarkan untuk TVRI adalah sebesar Rp 500 miliar per tahun. Nilai ini jauh lebih kecil bila dibandingkan dengan anggaran belanja televisi swasta mencapai Rp 1,5 triliun per tahun.

“Otomatis tayangan yang TVRI hadirkan juga seadanya karena mereka tidak sanggup membiayai produksi berkualitas. Idealnya anggaran belanja untuk TVRI minimal Rp 1,4 triliun per tahun,” papar Leo.

Sumber : bisnis nasional



No Responses Yet to “Wakil Ketua Dewan Pers Ingin Iuran Wajib TVRI Diterapkan Kembali”

  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: