Pemisahan Antrean Pria & Wanita Belum Diterapkan di Semua Halte

14Jun10

Para penumpang yang hendak naik bus TransJakarta di Halte Dukuh Atas dipisahkan antara wanita dan pria. Bagi halte lainnya belum bisa diterapkan hal serupa karena alasan teknis.

Demikian disampaikan Kepala Transjakarta Busway DA Rini lewat rilis, Sabtu (12/6/2010) malam. Menurut Rini, kapasitas halte yang terbatas dan jumlah penumpang tinggi yang membuat kebijakan itu tidak bisa dilaksanakan di semua halte.

“Karena kapasitas halte yang terbatas dan jumlah penumpangnya tinggi terutama pada jam-jam ramai,” ucap Rini.

Sejumlah halte yang padat tersebut seperti di Koridor 1 (Halte Masjid Agung, Tosari dan Glodok), Koridor 2 (Halte Senen), Koridor 3 (Halte Pasar Baru, Juanda, Pecenongan, Jelambar, Indosiar, Rawa Buaya, Pesakih, Taman Kota, Jembatan Gantung), koridor 4 (Halte Dukuh Atas 2), Koridor 5 (Halte Matraman, Pademangan, Jatinegara), Koridor 6 (Halimun, Deptan), dan di Koridor 8 (Halte Grogol 2 dan Tomang Mandala).

“Petugas di halte dan di bus akan terus mengimbau dan mengingatkan penumpang agar mengantri dengan tertib dan tidak bergerombol di dekat pintu bus. Dalam beberapa hari ini kita akan melihat kembali efektivitas penerapan sistem ini, sehingga kemungkinan terjadinya perlakuan-perlakuan yang tidak menyenangkan bagi penumpang dapat diantisipasi,” urainya.

Sumber : berita indonesia



No Responses Yet to “Pemisahan Antrean Pria & Wanita Belum Diterapkan di Semua Halte”

  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: