The Battle of Beauty Begins : Jerman vs Australia

14Jun10

Semula Jerman menjadi tim yang paling menakutkan bagi tim lainnya yang tergabung dalam Grup D ini seperti, Australia, Serbia, dan Ghana. Namun dengan absennya Ballack sang kapten “Tim Panser” membuat kondisi Jerman saat ini agak pincang yang mengakibatkan para lawannya kembali bersemangat untuk menorehkan prestasi besar dengan berlomba-lomba menjungkalkan Jerman sekaligus mengambil momentum ini untuk merebut tiket perdelapanfinal.

Tampil di Piala Dunia untuk ke-16 kalinya, Tim Panser merupakan salah satu kekuatan tradisional di turnamen empat tahunan ini. Lihat saja torehan prestasi mereka : tiga kali sukese meraih gelar. Raihan mereka hanya bisa dikalahkan oleh Brasil dan Italia yang masing-masing sudah mengkoleksi lima dan empat gelar.

Setiap kali Piala Dunia digelar, Jerman pasti masuk dalam salah satu tim favorit juara. Empat tahun lalu, ketika menjadi tuan rumah mereka sangat diunggulkan. Sayang, mereka gagal melaju ke babak final setelah ditumbangkan Perancis. Dan kini mereka mencoba kembali peruntungan sekaligus mempertegas posisi Lahm cs sebagai tim spesialis turnamen.

Joachim Loew terlihat sangat yakin dengan kekuatan timnya saat ini meskipun minus Ballack. Apalagi dua tahun lalu mereka sempat melaju ke final Piala Eropa 2008 meski akhirnya tumbang di hadapan Spanyol. “Kami jauh lebih kuat dibandingkan dengan 2006 dan 2008. Kami memang belum menunjukkan ketika tampil di babak kualifikasi,” Loew menjelaskan. “Tapi ketika melakoni partai krusial seperti melawan Rusia kami menunjukkan permainan yang luarbiasa. Hal ini tak kami tunjukkan empat tahun lalu.”

Lain halnya dengan Australia, kebangkitan sepakbola Australia mencapai titik puncaknya saat sukses melangkah ke babak 16 besar. Padahal, tim yang dilatih Guus Hiddink itu berada satu grup dengan Brasil, Kroasia dan Jepang.

Pada laga pembuka melawan Jepang, Australia membalikkan skor menjadi 3-1 dengan dua gol Tim Cahill dan satu dari Aloisi di menit terakhir. Setelah dikalahkan Brasil 0-2, Australia naik ke posisi kedua setelah seri melawan Kroasia sekaligus mengklaim satu tempat di babak kedua.

Australia membuat kejutan ketika memaksa Italia tidak mampu mencetak gol sampai di akhir lima menit injury time Fabio Grosso dijatuhkan di kotak terlarang. Francesco Totti menyudahi perlawanan Cahill dkk.

Sebagai satu-satunya tim Asia yang berada di babak knockout, Australia mendapat tempat otomatis di babak ketiga penyisihan grup Zona Asia dalam kualifikasi Afrika Selatan 2010.

Pertarungan kedua tim ini akan dilangsungkan di Stadion Green Point, Cape Town, Afrika Selatan tepat pada hari Senin, (14/06) pukul 01.30 WIB. Berikut ini Vibizdaily mencoba memaparkan analisa pertandingan kedua tim ini :

JERMAN

Analisa Lini Per Lini :

1.Lini Belakang : Termasuk salah satu tim yang memiliki pertahanan cukup baik. Sepanjang babak kualifikasi, gawang Jerman hanya kebobolan lima gol dari 10 kali bermain. Ini tak lepas karena mereka memiliki barisan bek tengah tangguh yang didukung dengan postur cukup mendukung, seperti Per Mertesacker maupun Friedrich. Uniknya dari sektor ini justru awal serangan Jerman kerap dimulai. Sosok fullback serbabisa, Lahm yang kini diplot sebagai kapten gantikan Ballack terbiasa beroperasi sebagai bek kanan atau kiri, kerap membantu penyerangan dan menyuplai bola ke lini depan.

2.Lini Tengah : Jerman memiliki barisan gelandang yang patut diwaspadai karena lini tengah tim ini terkenal solid. Loew mulai memberikan kepercayaan kepada pemain mudanya, Mesut Ozil. Gelandang serang milik Werder Bremen ini kerap beroperasi di sayap kanan. Sementara di kiri Loew cenderung mengandalkan Bastian Schweinsteiger sebab kerja kedua pemain sayap ini kerap dibantu Lahm jika memang membutuhkan asupan umpan yang lebih banyak.

3.Lini Depan : Sejak 2006, duet Klose dab Podolski kerap jadi pilihan utama. Tandem dua pemain berdarah Polandia ini ternyata cukup ampuh menambah daya gedor serangan “Tim Panser”. Kalaupun masih kurang, Loew bisa memasukkan Mario Gomez atau penyerang tersubur Bundesliga saat ini, Stefan Kiessling. Bahkan jika memang mau lebih radikal lagi dengan mengubah pola permainan, Thomas Mueller bisa pula diplot membantu penyerangan dari lini kedua.



No Responses Yet to “The Battle of Beauty Begins : Jerman vs Australia”

  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: